Minggu, 11 April 2010

Ibadah g di terima selama 40 tahun..

Dr judul di atas sebenernya sebuah pertanyaan yang ada di kepalaQ ini.ya maklum ajalah, pacaran jaman sekarang di indonesia udah kyk di barat aja...baru pacaran pi udah kyk jd suami istri.
ya krn itu klo gi ngbrol sm temen² saling mengingatkan tuk jangan berzinah sambil bercanda dibilangin klo amal ibadahnya g bakal di terima selama 40 tahun,nah secara anak² kost emg cakep² jd g heran banyak cew² + tante² yg godain wkwkwkwkkwkwkw..apa lg di dpan kost ada tempat senam..hihihihihi ( pdhal biasany qt yg nongkrong di depan kost, n didada sudah tercntumkan no hP masing ) hihihihihi...

Nah karena itu aq jd penasaran apa bener kyk gt ya ???akhirny aq tanya² ke KH google dech...hehehehehe. abis klo mw tany pak haji tetangga rmh takutny ntr aq dikirain udah zinah lg. jd cr di mbah google aja dech..

Nah berikut hasilnya :

ZINA merupakan kejahatan yang sangat besar yang memberi kesan amat buruk kepada penzina itu sendiri, khususnya dan kepada seluruh umat amnya. Di zaman sekarang di mana banyaknya saluran dan media yang berusaha menyeret kearah perbuatan keji ini, maka amat perlu untuk setiap orang mengetahui bahaya dan akibat buruk yang timbul dari dosa zina. Kita semua hendaklah lebih berhati-hati dan berwaspada agar tidak terjerumus, hatta, walaupun hanya mendekatinya.

Di antara akibat buruk dan bahaya tersebut adalah :

* Dalam zina terkumpul bermacam-macam dosa dan keburukan yakni berkurangnya agama si penzina, hilangnya sikap wara’ (menjaga diri dari dosa), buruk keperibadian dan hilangnya rasa cemburu.

* Zina membunuh rasa malu, padahal dalam Islam malu merupakan suatu hal yang amat diambil berat dan perhiasan yang sangat indah khasnya bagi wanita.

* Menjadikan wajah pelakunya muram dan gelap.

* Membuat hati menjadi gelap dan mematikan sinarnya.

* Menjadikan pelakunya selalu dalam kemiskinan atau merasa demikian sehingga tidak pernah merasa cukup dengan apa yang diterimanya.

* Akan menghilangkan kehormatan pelakunya dan jatuh martabatnya baik di hadapan Allah mahupun sesama manusia.

* Allah akan mencampakkan sifat liar di hati penzina, sehingga pandangan matanya liar dan tidak terkawal.

* Pezina akan dipandang oleh manusia dengan pandangan mual dan tidak percaya.

* Zina mengeluarkan bau busuk yang mampu dihidu oleh orang-orang yang memiliki ‘qalbun salim’ (hati yang bersih) melalui mulut atau badannya.

* Kesempitan hati dan dada selalu meliputi para pezina. Apa yang ia dapati dalam kehidupan ini adalah sebalik dari apa yang diingininya. Ini adalah kerana, orang yang mencari kenikmatan hidup dengan cara bermaksiat kepada Allah maka Allah akan memberikan yang sebaliknya dari apa yang dia inginkan, dan Allah tidak menjadikan maksiat sebagai jalan untuk mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan.

* Penzina telah mengharamkan dirinya untuk mendapat bidadari yang jelita di syurga kelak. ( ini salah satu yang bikin aq semangat untuk g berzina.,cz ntr bkal dpt bidadari di syurga !!hihihihihi " dengan catatan klo masuk surga" hehehehehe )

* Perzinaan menyeret kepada terputusnya hubungan silaturrahim, derhaka kepada orang tua, pekerjaan haram, berbuat zalim, serta menyia-nyiakan keluarga dan keturunan. Bahkan boleh membawa kepada pertumpahan darah dan sihir serta dosa-dosa besar yang lain. Zina biasanya berkait dengan dosa dan maksiat yang lain sebelum atau bila berlakunya dan selepas itu biasanya akan melahirkan kemaksiatan yang lain pula.

* Zina menghilangkan harga diri pelakunya dan merosakkan masa depannya di samping meninggalkan aib yang berpanjangan bukan sahaja kepada pelakunya malah kepada seluruh keluarganya.

* Aib yang dicontengkan kepada pelaku zina lebih membekas dan mendalam daripada asakan akidah kafir, misalnya, karena orang kafir yang memeluk Islam selesailah persoalannya, namun dosa zina akan benar-benar membekas dalam jiwa karena walaupun akhirnya pelaku zina itu bertaubat dan membersihkan diri dia akan masih merasa berbeda dengan orang yang tidak pernah melakukannya.

* Jika wanita yang berzina hamil dan untuk menutupi aibnya ia mengugurkan kandungannya itu maka dia telah berzina dan juga telah membunuh jiwa yang tidak berdosa . Jika dia ialah seorang wanita yang telah bersuami dan melakukan kecurangan sehingga hamil dan membiarkan anak itu lahir maka dia telah memasukkan orang asing dalam keluarganya dan keluarga suaminya sehingga anak itu mendapat hak warisan mereka tanpa disedari siapa dia sebenarnya. Amat mengerikan, naudzubillah min dzalik.

* Perzinaan akan melahirkan generasi individu-individu yang tidak ada asal keturunan (nasab). Di mata masyarakat mereka tidak memiliki status sosial yang jelas.

* Pezina laki-laki bererti telah menodai kesucian dan kehormatan wanita.

* Zina dapat memulai permusuhan dan menyalakan api dendam antara keluarga wanita dengan lelaki yang telah berzina dengannya.

* Perzinaan sangat mempengaruhi jiwa kaum keluarganya di mana mereka akan merasa jatuh martabat di mata masyarakat, sehingga kadang-kadang menyebabkan mereka tidak berani untuk mengangkat muka di hadapan orang lain.

* Perzinaan menyebabkan menularnya penyakit-penyakit berbahaya seperti aids, siphilis, dan gonorhea atau kencing bernanah.

* Perzinaan menjadikan sebab hancurnya suatu masyarakat yakni mereka semua akan dimusnahkan oleh Allah akibat dosa zina yang tersebar dan yang dilakukan secara terang-terangan.

HUKUMAN ZINA

Demikianlah besarnya bahaya dosa zina, sehingga Ibnul Qayyim, ketika mengulas tentang hukuman bagi penzina, berkata: “Allah telah mengkhususkan hadd (hukuman) bagi pelaku zina dengan tiga kekhususan iaitu:

* Pertama, hukuman mati secara hina (rejam) bagi pezina ( yang sudah menikah ) kemudian diringankan dengan dua jenis hukuman, hukuman fisik yakni dirotan seratus kali ( cambuk ) dan hukuman mental dengan diasingkan selama satu tahun (bagi yang belum nikah).

* Kedua, Allah secara khusus menyebutkan larangan merasa kasihan terhadap penzina. Umumnya sifat kasihan adalah diharuskankan bahkan Allah itu Maha Pengasih namun rasa kasihan ini tidak boleh sehingga menghalangi dari menjalankan syariat Allah. Hal ini ditekankan kerana orang biasanya lebih kasihan kepada penzina daripada pencuri, perompak, pemabuk dan sebagainya. Di samping itu penzinaan tidak boleh dilakukan oleh siapa saja termasuk orang kelas atas yang mempunyai kedudukan tinggi yang menyebabkan orang yang menjalankan hukuman merasa enggan dan kasihan untuk menjalankan hukuman.

* Ketiga, Allah memerintahkan agar pelaksanaan hukuman zina disaksikan oleh orang-orang mukmin dengan maksud menjadi pengajaran dan memberikan kesan positif bagi kebaikan umat.

BEBERAPA PERKARA PENTING YANG PERLU DIPERHATIKAN

Orang yang berzina dengan banyak pasangan lebih besar dosanya daripada yang berzina hanya dengan satu orang, demikian juga orang yang melakukanya berkali-kali dosanya lebih besar daripada yang melakukannya hanya sekali.

* Penzina yang berani melakukan maksiat ini dengan terang-terangan lebih buruk daripada mereka yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

* Berzina dengan wanita yang bersuami lebih besar dosanya daripada dengan wanita yang tidak bersuami kerana adanya unsur perbuatan zalim (terhadap suami wanita), menyalakan api permusuhan dan merosak keutuhan rumah tangganya.

* Berzina dengan jiran ( kawan,tetangga ) lebih besar dosanya daripada orang yang jauh rumahnya.

* Berzina dengan wanita yang sedang ditinggalkan suami kerana perang (jihad) lebih besar dosanya daripada dengan wanita lain.

* Berzina dengan wanita yang ada pertalian darah atau mahram lebih jahat dan hina daripada dengan yang tidak ada hubungan mahram.

* Ditinjau dari segi waktu maka berzina di bulan Ramadhan, baik siangnya ataupun malamnya, lebih besar dosanya daripada waktu-waktu lain.

* Kemudian dari segi tempat dilakukannya, maka berzina di tempat-tempat suci dan mulia lebih besar dosanya deripada tempat yang lain.

* Pezina muhson (yang sudah bersuami atau beristeri) lebih hina daripada gadis atau jejaka, orang tua lebih buruk daripada pemuda, orang alim lebih buruk daripada yang jahil dan orang yang berkemampuan (terutama dari segi ekonomi) lebih buruk deripada orang fakir atau lemah.

BERTAUBAT

Bertaubat ini bukan khusus hanya kepada penzina, bahkan kepada siapa saja yang menunjukkan jalan untuk terjadinya zina, membantu dan memberi peluang kepada pelakunya dan siapa saja yang ikut terlibat di dalamnya. Hendaknya mereka semua segera kembali dan bertaubat dengan sungguh-sungguh, menyesali apa yang pernah dilakukannya dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak kembali melakukannya. Dan yang paling penting adalah memutuskan hubungun dengan siapa saja dan apa saja yang boleh menarik ke arah perbuatan keji tersebut. Dengan demikian diharapkan Allah akan menerima taubat itu dan mengampuni segala dosa yang pernah dilakukan, dan ingatlah, tidak ada istilah ‘putus asa’ dalam mencari rahmat Allah.

Allah berfirman, mafhumnya:
“Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (QS. 25:68-70)

Disaring dari risalah Daarul Wathan judul Min mafasid az-zina, karya Muhammad bin Ibrahim al Hamd.

Dan apakah benar amal ibadah kita tidak akan diterima jika kita berzina ?? akhirnya saya menemukan penjelasan tersebut di sebuah forum...
berikut percakapannya :

X : ass...ya habibana subhanallah ...allahhumma shalli ala sayyidina muhammad wa ala alihi muhammad...semoga habib dalam lindungan allah swt dan sehat walafiat..saya ingin bertanya kpd habib...dulu saya pernah melakukan zina di tmpt prostitusi sedangkan saya seorang yg rajin beribadah.awalnya niat saya cuma ingin menikmati tubuh wanita itu saja ttp apadaya setelah saya disana sayapun tanpa sadar melakukan lbih dari itu..tp habib prlu tau keaadan saya wktu itu berlimpah masalah.. ,(maaf) diatas ranjang setelah saya sdh bersetubuh saya tersadar seperti habis mimpi dan saya sempat tidak percaya,saya telah melakukan hal itu yg dilaknat allah , seketika itu pula saya mengucapkan tobat dan memohon ampun hingga saya berniat setelah beberapa hari dari kejadian ,saya ingin menikahi (maaf)psk tersebut dan saya iklas ,akn ttp allah mnkn berkehendak lain...saya ptskan untk melupakan kejadian tersebut dan akhirnya saya pun bisa...hingga skrg..ya habib kalapun ada hukum cambuk di indonesia sya siap untuk dicambuk..kmdin yg saya tkutkan skrag adalh sya akn menikah ,apakah saya harus menceritakan aib ini kepada calon istri saya,dan saya sgt mencintainya saya tdk ingin ia meninggalkan saya kalau ia tau saya pernah berzina apalagi ia seorang yatim piatu sy sgt tdk ingin menyakitinya ...apkah benar amal ibadah saya tdk akan diterima selama 40 tahun..mohon jwaban habib sejelas-jelasnya..


Y : Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
di muka bumi saat ini tak ada khilafah islamiyah, maka semua kesalahan dan dosa dirujuk pada tobat saja, perbanyak amal ibadah, mengenai ucapan bahwa amal pahala pezina itu tak diterima 40 tahun, itu hanya kiasan saja betapa besarnya dosa pezina, tapi amal pahala tetap diterima jika ia bertobat,

Allah Maha Mampu menghapus dosa 1000 zina dalam sekejap, tergantung tobat kita, menyungkurlah sujud kehadiratnya dengan tangis dan janji untuk tidak mengulangi hal itu lagi, saya yakin pengampunan Nya terbit pada anda,

anda tak perlu menceritakan aib anda pada siapapun, sebagaimana Rasul saw bersabda : Semua ummatku dekat dengan maaf Allah swt, kecuali Mujahirin, yaitu yg berbuat dosa di malam hari (misalnya) lalu keesokan harinya Allah tutup aibnya, namun ia menceritakan pada temannya bahwa aku semalam berbuat ini, dan yg berbuat dosa dipagi hari (misalnya) lalu Allah swt sudah tutup aibnya itu agar tak diketahui orang, namun ia cerita pada teman temannya" (Shahih Bukhari).

anda dalamn hal ini bukan dalam golongan diatas, karena kita semua tak mengenal identitas anda, anda bertanya sebagai hamba Allah yg ingin bertobat, dan butuh jawaban, maka sungguh maaf nya Allah swt sangat dekat pada anda.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

Z : Assalamualaikum ya habibunal kariem

Segala puji bagi Allah, sholawat salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, semoga limpahan rahmat dan cahaya Allah selalu menerangi hari-hari habib dan keluarga.

Habibuna almahbub, meneruskan pertanyaan di atas, saya ingin bertanya, bagaimana jika yg berlaku zina adalah seorang wanita? apakah sama tidak perlu berceritahukan aib (perbuatan zinanya) dimasa lalu kepada calon suaminya? karna keadaan pria yg telah berzina tidak berubah dlm anggota tubuhnya, tetapi wanita berbeda karna berhubungan dengan kegadisannya.

Mohon maaf jika pertanyaan saya kurang sopan atau ada kesalahan. dan terimakasih banyak atas jawaban habib.

Y : Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
(maaf) secara biologis, wanita yg (maaf) sudah berjimak, apakah dalam keadaan sah atau tidak, jika lama ia tidak bersetubuh, maka keadaannya akan hampir tak bisa dibedakan dg wanita yg masih perawan, misalnya wanita berzina sekali, lalu setahun atau lebih ia tidak berjimak, maka saat berjimak vaginanya akan luka lagi dan berdarah.

ini secara biologis, namun secara syariah jika sang calon suami tidak menanyakan keperawanannya maka tak ada kewajiban sang calon istri untuk menyampaikannya, namun jika ia bertanya, maka berdusta adalah dosa baginya

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

keterangan : X ( orang pertama yg bertanya )
Y ( Ust Habib Mundzir )
Z ( Orang kedua yang bertanya )


Nah setelah membaca berbagai hasil di atas, aku bener takut untuk melakukannya dan mencobanya..Biar istriku nanti dech yang jd orang pertama...
hehehehhee...amin
biar g nambah dosa juga( secara g pakek zina aja dosaQ udah banyak bgt ) n juga takut sama penyakit n karmanya..secara aq juga puny adek cew,,aq g mw adekQ ntr mendapatkan karma apabila aku melakukannya...

ya beginilah postinganku hari ini...semoga bermanfaat ya  ( ^_^)


sumber :http://nurjeehan.wordpress.com & http://majelisrasulullah.org

10 komentar:

  1. makasih yaaa,,,,
    semoga tetap istiqomah, amiin

    BalasHapus
  2. iya sama²...
    amin...
    makaci sudah berkunjung...

    BalasHapus
  3. saya suka pelajaran ini.makasih ikhwan..smoga bermanfaat bagi kita sekalian..amiin..

    BalasHapus
  4. Nice info ^_^

    BalasHapus
  5. Terima kasih banyak ya. Semoga kita senantiasa dalam perlindungannya dan termasuk dalam orang-orang yang bertaubat.

    Salam,

    BalasHapus
  6. 40 tahun or 40 hari yang gak diterima amal nya

    BalasHapus
  7. penjelasan dari tak di terimanya amala hingga 40 tahun itu sumbernya dari apa?

    tolong jelaskan!

    Kirim ke aa.elvanda@gmail.com

    BalasHapus
  8. bagaimana hukumnya buat kita tetangganya(tetangga dr yg berzina)
    Sebab saya pernah dengar
    40 rumah dr rumah pezina akan kena imbasnya
    Atau ikut menanggung dosanya
    Benarkah perkataan ini .. ??

    BalasHapus
  9. terimakasih infonya saudaraku..

    BalasHapus

Dictionary